Diperkenalkan resmi untuk pertama kalinya di New York, Amerika Serikat pada 29 Maret 2017, kini Samsung Galaxy S8 sudah ditebar ke sejumlah wilayah pasar, termasuk Indonesia. Menyandang status perangkat flagship dari sang penguasa pasar smartphone, membuat Galaxy S8 menarik untuk diulas di setiap detilnya. Beruntung pada edisi kali ini, PULSA berkesempatan menjajal smartphone berbanderol Rp10.499.000 ini. Dengan harganya yang tergolong wah, apakah Galaxy S8 sesuai dengan jargon ‘ada uang ada barang’ atau justru lebih dari itu? Sebelum ambil kesimpulan, ada baiknya kita lihat dahulu review-nya berikut ini.
- Pilihan Warna : Midnight Black, Orchid Gray, Arctic Silver, Coral Blue, Maple Gold
- Paket Penjualan : Handset, Charger, kabel data, USB Connector, buku manual, kartu garansi, Earphone
- Harga Produk : Rp10.499.000,-
Desain
Bila dibandingkan dengan seri Galaxy S yang pernah dirilis Samsung, bisa dibilang desain Galaxy S8 merupakan yang terbaik. Mungkin hal ini sudah sewajarnya dilakukan oleh vendor smartphone untuk mendatangkan berbagai peningkatan di produk barunya, termasuk dari desain. Kendati demikian, dari sisi desain apa yang dilakukan Samsung dengan Galaxy S8-nya nampaknya sudah melebihi ekspektasi, terutama bagi penulis.
Bayangkan, dengan layar yang tergolong memiliki diagonal cukup besar (5,8 inci), namun berkat aspek rasionya yang memanjang (18,5 : 9) membuat Galaxy S8 menjadi terlihat langsing. Oleh karena bodinya yang tidak terlalu lebar bila dibandingkan dengan smartphone dengan layar seukurannya, Galaxy S8 cukup nyaman bila diletakkan ke saku celana dan ketika dipegang. Mengadopsi pola desain unibody dengan material yang juga ciamik, kesan elegan tak bisa dielakkan ketika menyentuh smartphone ini. Galaxy S8 diracik menggunakan kombinasi bahan kaca dan alumunium. Panel belakang smartphone ini juga sudah diberikan proteksi berupa Corning Gorilla Glass 5.
Apresiasi lain yang bisa disematkan Galaxy S8 datang dari area depannya yang ‘good looking’ dengan rasio layar ke bodi mencapai angka 83,6%. Di sini kita bisa melihat bagaimana Galaxy S8 diracik dengan layar lengkung di bagian sisi kanan-kiri yang dikombinasi dengan bagian atas dan bawah berbezel tipis.
Di antara bezel tipis bagian atas layar, terlihat adanya beberapa komponen, seperti speaker depan, sensor kamera depan plus dengan lampu flash-nya. Sementara bagian bawah layar dibiarkan kosong. Ya, di Galaxy S8 sang pabrikan memang tidak lagi memberikan fasilitas tombol Home untuk penggunanya. Sebagai gantinya, di layar terdapat ikon tombol home yang selalu menyala.
Perhatian beralih ke bagian sisi Galaxy S8 yang memiliki ketebalan 8 mm ini. Seperti umumnya, bagian sisi merupakan tempat banyak komponen penting smartphone berada. Di ruas sisi bagian kanan, kita temui adanya tombol power saja. Sementara di sisi sebaliknya, yakni ruas sebelah kiri terdapat adanya tombol volume beserta tombol Bixby di bagian bawahnya.
Ke ruas bagian atas, akan kita temui tempat di mana slot kartu SIM berada. Adapun di ruas sisi bagian bawah bertengger sejumlah komponen lain, seperti lubang audio 3.5 mm, port USB Type-C, dan lubang speaker rocker.
Sudah mengetahui apa saja yang ada terdapat di bagian sisi Galaxy S8, berikutnya kita menoleh ke bagian panel belakang. Di sini akan ditemui adanya sensor kamera utama yang diapit oleh lampu flash dan sensor sidik jari di bagian sisi kanan-kirinya.
BACA JUGA :
ADS HERE !!!